Load Test (Uji Beban) di Jalan Tol Bawen-Salatiga

Load Test merupakan metode pengujian yang dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan juga respon suatu sturuktur atau bagian struktur ketika menerima beban. Pengujian load test dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu Statis dan Dinamis.

Pengujian statis dilakukan untuk menentukan kapasitas jembatan dengan menempatkan beban di posisi jembatan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan parameter-parameter seperti statistik diplacement, regangan statik struktur sehingga dapat dinilai kinerja jembatan.

load test

Loading test statis

Pengujian Dinamis adalah dimana sebuah jembatan diberikan hantaman/pukulan pada titik tengah jembatan setelah proses unloading. Proses ini dilakukan dengan bantuan beban truk yang diberi rintangan sehingga setelah ban belakang truk melewati rintangan dan dilakukan pengereman maka akan menghasilkan hantaman pada jembatan

 

load test

Loading test dinamis

Pada Kesempatan ini PT Testindo melakukan pengujian Loading Test Jalan Tol Bawen-Salatiga di Jembatan Tuntang dengan bekerja sama PT Trans Marga Jateng untuk mengetahui keamanan dan respon jembatan ketika menerima beban.

Sebelum melakukan pengujian, jembatan harus dilakukan survey terlebih dahulu untuk menentukan titik pemasangan sensor.

Sensor yang digunakan dalam pengujian ini yaitu :

  • sensor Accelerometer untuk mengetahui kecepatan pembebanan Statis dan Dinamis.
  • Sensor Tiltmeter untuk mengetahui kemiringan pada struktur jembatan ketika terjadi pembebanan
  • sensor LVDT untuk mengetahui mengukur displascement yang terjadi pada saat proses pengujian.

 

load test

Engineer PT Testindo sedang merangkai sensor sebelum dipasangkan pada titik sesuai rencana

 

load test

Pemasangan sensor dibawah jembatan dengan menggunakan body hardness

 

load test

Pemasangan sensor LVDT pada Join Jembatan Tuntang

 

load test

Peletakan Sensor Tiltmeter

 

Setelah semua sensor telah dipasang, lalu dihubungkan dengan data logger TMR Instrument untuk mempermudah pembacaan dan analisa. Pertama dilakukan pengujian metode statis terlebih dahulu agar dapat mengetahui kekuatan jembatan sebelum memberikan beban hantaman dengan metode dinamis.

Load Test

Hasil pengujian dan kondisi jembatan dengan menggunakan beban 4 truck

 

load test

Hasil pengujian dan kondisi jembatan dengan menggunakan beban 16 truck

 

Selanjutnya dilakukan pengujian dengan metode dinamik

load test

Hasil Pengujian dinamik Accelerometer Vertical

 

load test

Hasil pengujian dinamik Accelerometer Tranversal

 

load test

Hasil pengujian Accelerometer Longitudinal

Hasil dari pengujian ini menjadi salah satu bahan analisa untuk instansi terkait dalam menentukan kelayakan operasi Jembatan Tuntang.

Testindo sebagai perusahaan yang bergerak di bidang instrumentasi dan engineering solution menyediakan berbagai jasa pengujian seperti Structural Health Monitoring System, Loading Test, PDA Test, PIT, Repair&Upgrade, dan lainnya.

Comments


[Disquss Here]