Pengujian Crosshole Sonic Logging Test di Jembatan Pulau Balang II

Pembangunan Infrastruktur yang semakin berkembang sering kali mengabaikan umur dan kualitas dari bangunan yang sudah berdiri sebelumnya. Tidak jarang, bangunan yang baru selesai dibuat terkadang sudah mengalami keretakan akibat mutu bahan bangunan yang kurang baik.

Dalam melakukan pembangunan infrastruktur yang baik harus dilakukan berbagai tahapan pengujian yang berpengaruh terhadap keamanan dan kenyamanan dari bangunan itu sendiri. Pengujian dapat dilakukan mulai dari pondasi hingga bangunan sudah selesai.

Pada kesempatan ini PT Testindo melakukan pengujian pondasi Jembatan Pulau Balang, Balikpapan, Kalimantan Timur. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui integritas dari beton pondasi bore pile

Pengujian pada pondasi dapat dilakukan dengan menggunakan Crosshole Sonic Logging (CSL), Load Test dan lain-lain. Namun pengujian ini dilakukan menggunakan CSL karena kondisi pondasi yang berada di sungai dan menggunakan jenis pondasi bore pile sebagai pondasi dalamnya.

Tujuan dari pengujian CSL ini untuk menilai integritas atau mutu suatu pondasi bangunan yang terbuat dari beton. Dengan menggunakan pengujian ini, kita dapat mengetahui kondisi beton apakah mengalami penggumpalan atau tidak.
 

CSL Test

Gambar diatas merupakan skema pengujian dengan menggunakan Crosshole Sonic Logging (CSL)

Pengujian CSL memerlukan beberapa sensor pendukung seperti Transmitter dan Receiver, lalu membutuhkan pipa besi, data logger, kabel sensor dan komputer Cross Holl Ultrasonic Monitoring (CHUM).
 

CSL Test

Gambar diatas merupakan pemasangan sensor kedalam lubang pondasi bore pile

Bore pile dengan diameter sekitar 2 meter akan dimasukan sensor Transmitter dan Receiver ke masing-masing lubang yang telah dibuat sebelumnya. Pengujian dilakukan setelah beton seluruhnya kering dengan persentasi 80 % atau 2 minggu setelah pengecoran bore pile.

   

CSL Sonic Logging Testindo

Enggineer PT Testindo sedang melakukan pengujian CSL

Pemasangan Croshole Sonic Logging adalah sensor Transmitter dan Receiver dihubungkan dengan menggunakan komputer CHUM dan data pengujian akan dapat ditampilkan pada layar tersebut.
 

CSL Sonic Logging Testindo

Enggineer PT Testindo sedang melakukan pengujian CSL

Cara kerja Crosshole Sonic Logging adalah sensor Transmitter dan Receiver di masukan ke masing-masing lubang pipa bore pile yang telah dibuat. Sensor Transmitter adalah akan mengirimkan gelombang yang akan melewati beton dan akan diterima oleh Sensor Receiver.
 

 

CSL Sonic Logging Testindo

Gambar diatas merupakan hasil dari pengujian Crosshole Sonic Logging, (garis merah) merupakan kecepatan waktu dan (garis biru) merupakan gelomban dari pengujian CSL.

Setelah dilakukan pengujian maka akan mendapatkan gelombang yang bisa langsung dianalisa dan dihitung untuk mengetahaui ketahanan beton dan nilai rambatannya. Pengujian dengan metode ini dapat dilaksanakan berulang kali untuk mendapatkan nilai yang akurat.

Comments


[Disquss Here]